PENGARUH JENIS PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN IKAN KAKAP PUTIH YANG DIPELIHARA PADA KERAMBA JARING TANCAP DI DESA RANDUSANGA WETAN
Main Article Content
Abstract
Budidaya ikan kakap putih telah menjadi suatu usaha yang bersifat komersial (dalam budidaya) untuk dikembangkan, karena pertumbuhannya yang relatif cepat, mudah dipelihara dan mempunyai toleransi yang tinggi terhadap perubahan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui pengaruh jenis pakan yang berbeda dan mengetahui jenis pakan manakah yang paling optimal terhadap pertumbuhan ikan kakap putih (Lates calcarifer) di Desa Randusanga Wetan. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan menggunakan data kuantitatif dengan model eksperimen untuk mengetahui akibat dari sebuah perlakuan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian jenis pakan A (ikan rucah), B (keong sawah), C (pakan buatan) dan K (pellet komersil) memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan ikan kakap putih (Lates calcarifer). Uji tukey menunjukkan bahwa rata-rata laju pertumbuhan tertinggi pada benih ikan kakap putih terdapat pada perlakuan A (pakan ikan rucah) dibandingkan dengan perlakuan B (pakan
keong sawah), C (pakan buatan), dan K (pakan pellet komersil). Kualitas air berada dalam kisaran yang layak untuk kehidupan benih kakap putih (Lates carcarifer). Hasil uji anova, menunjukkan nilai Sig. 0,012 < 0,05, sehingga data hasil perlakuan A, B, C dan K terdapat perbedaan yang nyata ( p< 0,05).
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aslamiah, S. B., Aryawati, R., & Putri, W. A. E. 2019. Laju Pertumbuhan Benih Ikan Kakap Putih
(Lates calcarifer) dengan Pemberian Pakan Yang Berbeda. Jurnal Penelitian Sains 21 (3) : 112
Badan Standarisasi Nasional (BSN), 2000, Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2000 (PUIL 2000),
Standar Nasional Indonesia (SNI) SNI 04-0225-2000, Yayasan PUIL, Jakarta.
Cokrowati, N., Hartati, I. L., dan Lestari, D. P. (2020). Addition Of Yeast Bread (Saccharomyces
cerevisiae) In Feed To Increase Growth Of Barramundi (Lates calcarifer). Jurnal Biologi Tropis,
(2) : 270-278.
Fazil M, Adhar S, Ezraneti R. 2017. Efektivitas Penggunaan Ijuk Jerami Padi dan Ampas Tebu
sebagai Filter Air pada Pemeliharaan Ikan Mas Koki (Carassius auratus). Acta Aquatica,
Aquatic Science Journal 4(1):37 – 43.
Hadijah, S., Abubakar, J., Hamdillah, A., dan Yunus, M. 2022. Analisis Penggunaan Keong Emas
Sebagai Pakan untuk Mensubtitusi Pellet pada Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer). Journal Of
Indonesian Tropical Fisheries (JOINT-FISH): Jurnal Akuakultur, Teknologi dan Manajemen
Perikanan Tangkap dan Ilmu Kelautan, 5(1) : 12-26.
Jaya, B., dan Agustriani, F. 2021. Laju Pertumbuhan dan Tingkat Kelangsungan Hidup Benih
Kakap Putih (Lates calcarifer, Bloch) dengan Pemberian Pakan yang berbeda. Maspari
Journal: Marine Science Research, 5(1) : 56-63.
Windarto, S., Hastuti, S., Subandiyono, S., Nugroho, R. A., dan Sarjito, S. 2019. Performa
Pertumbuhan Ikan Kakap Putih (Lates calcarifer) yang Dibudidayakan dengan Sistem
Keramba Jaring Apung (KJA).
Yulianto, I. S. 2020. Tingkat Keberhasilan Perbandingan Lemna Minor dan Kangkung Air (Ipomoea
aquatica) Sebagai Fitoremedian dalam Pengelolaan Limbah Cair Hasil Budidaya Ikan Nila
(Oreochromis niloticus) (Doctoral dissertation, Universitas Pancasakti Tegal).