PENGEMBANGAN KOMUNITAS DAN PENINGKATAN MATA PENCAHARIAN DI PULAU PERBATASAN SEBATIK

Main Article Content

Ahmad Fauzan Baihaqi

Abstract

Cara untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik adalah dengan menerapkan strategi mata pencaharian bagi masyarakat di perbatasan. Penelitian ini merupakan studi kasus masyarakat di perbatasan Pulau Sebatik, menggunakan penelitian deskriptif dan kualitatif , yang identik dengan studi mendalam tentang fenomena sosial, khususnya kasus tersebut. Ketersediaan fasilitas dan infrastruktur yang lengkap merupakan salah satu hal yang dapat mendukung pembangunan suatu daerah. Perlu dilakukan modifikasi kegiatan dalam strategi mata pencaharian penduduk Sebatik, termasuk dengan meningkatkan kemampuan suku Bugis untuk meningkatkan keterampilan berdagang mereka dan, dengan hasil tersebut, meningkatkan kesehatan dan pendidikan.

Article Details

Section
Articles

References

Musrini Muis. 2020. NILAI KEARIFAN LOKAL PALLISE' BALU' TERHADAP PEDAGANG BUGIS DALAM ETIKA BISNIS ISLAM. Jurnal IEB, Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 2 No 1 Tahun 2020.

Anuar, AR, & Harun, A. 2019. Tata Kelola Lintas Batas Malaysia-Indonesia: Apakah Ada Pertukaran Antara Keamanan dan Pembangunan Ekonomi? Malaysia: Jurnal Studi Internasional , 15 , 21-34.

Alihar, F. 2018. Kebijakan Pengelolaan Pulau-Pulau Terluar dari Aspek Kependudukan. Jurnal Kebijakan Sosial KP Vol. 8 No. 1 Juni 2018: 39-51

Robert Siburian. Pulau Sebatik: Kawasan Perbatasan Indonesia dengan Nuansa Malaysia. Jurnal Masyarakat & Budaya, Volume 14, No. 1, Tahun 2012.

Sari, Betti Rosita. 2009. Pembangunan Ekonomi dan Potensi Sumber Daya Lokal dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Perbatasan Nunukan-Tawau. Dalam I Ketut Ardhana, dkk., Etnisitas, Pengembangan Sumber Daya Lokal dan Potensi Perdagangan Internasional dalam Konteks Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Nunukan, Kalimantan Timur. Jakarta: LIPI Press. hlm . 191-224.

Kurnia, MP 2017. Strategi Optimalisasi Perdagangan Lintas Batas antara Indonesia dan Malaysia untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan. Jurnal Keunggulan Vol.7 No.1 Maret 2017.

Baiquni. M. 2007. Strategi Penghidupan Krisis. Yogyakarta: Media Ide.

Wardani. FK dan Hari. N. 2014. Strategi Penghidupan Berkelanjutan Keluarga Petani Sawah Melawan Bencana Banjir Bengawan Solo (Di Desa Mulyorejo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Swara Bhumi. Vol 3, No. 1. Halaman 219—228.

Ma'mun. SR Pertambangan Emas dan Sistem Penghidupan Petani: Studi Dampak Pertambangan Emas di Bombana, Sulawesi Tenggara. Jurnal Sosiologi Pedesaan. Vol. 4, No. 3. Hal. 274—280.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Litbang. Bandung: PT Alphabet.

Mestika Zed. 2008. Metode Penelitian Perpustakaan, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia

Budianta, Aziz, Jurnal SMARTek, Pengembangan Wilayah Perbatasan sebagai Upaya Pembangunan Regional yang Adil di Indonesia, Vol. 8, No. 1, Februari 2010: 72 – 82.

Purnawan Basundono. 2013. Sebatik Island as a small door for Indonesia-Malaysia Relations. LITERATURE Vol. 3, No. 2, December 2013